Tutorial Mendapatkan Dollar dengan LinkShrink

Internet bukan hanya sekedar untuk mencari Informasi atau hanya bermain media sosial, karena dengan Internet maka bukan tidak mungkin uang akan mengalir ke kantong kita

Tutorial Buat RDP Windows 10 di Digital Ocean

sebelum instalasi kita sudah memiliki akun DigitalOcean, jika belum bisa membeli akun digitalocean atau membuat sendiri akun digitalocean menggunakan kartu kredit atau paypal.

Langkah memakai OBS

Langkah memakai OBS untuk screen recording tidak sepanjang untuk streaming. Relatif lebih mudah..

10 Tips Sutradara Film

TIPS SUTRADARA FILM
SUTRADARA FILM
Menjadi sutradara film merupakan keinginan banyak orang, apalagi bagi mereka yang sudah sering terlibat dalam produksi film. Sutradara menjadi salah satu posisi yang cukup bergengsi dalam jajaran tim produksi. Dialah yang berada digaris depan menjadi komandan dalam memimpin pasukan untuk menyelesaikan visi filmnya.

Sutradara film pada dasarnya adalah seorang pendongeng yang mahir, ia mampu mewujudkan kisahnya kepada penonton dengan baik meski harus melibatkan banyak orang, banyak peralatan, kreativitas, anggaran dan lain sebagainya. Oleh karena itu menjadi sutradara film secara tidak langsung harus menjadi perencana yang baik untuk mengeksekusi setiap detil ide cerita yang telah dibuat.

Siapapun bisa menjadi sutradara film yang baik, berikut beberapa langkah yang bisa diambil untuk mewujudkannya :


1. Banyak Menonton Film

Menonton film adalah tugas awal yang paling mudah dilakukan. Datanglah ke bioskop sesering mungkin untuk dapat memperhatikan dan mempelajari aspek-aspek terkecil dalam film. Jika ke bioskop masih terlalu berat, buatlah acara pemutaran sesering mungkin dengan menggunakan LCD proyektor bersama teman-teman lainnya, ataupun dengan melihat karya-karya film di media online. Diskusikan film-film yang telah diputar, film apapun bisa diobrolkan.

Cobalah untuk menghitung berapa banyak kekurangan maupun kesalahan yang terjadi dalam setiap film menurut kacamatamu, tak peduli apa jenis kesalahan, baik kesalahan akting, kesalahan pengambilan gambar, kesalahan editing, alur cerita atau apapun. Dengan belajar kesalahan dari orang lain, berarti secara tidak langsung telah belajar bagaimana film tersebut dibuat.

Selain kesalahan lihat pula kekuatan-kekuatan dalam film yang telah diputar, hal ini akan mampu memberi banyak inspirasi ketika akan membuat film. Untuk memperkaya referensi, menonton karya sutradara-sutradara lain penting untuk dilakukan.

2. Kembangkan Jaringan

Ada banyak orang yang merasakan keresahan yang sama di dunia ini, ingin memiliki jaringan yang luas, punya keterampilan ingin membuat film tapi dana pas-pasan, ada yang punya banyak uang ingin jadi produser tapi belum kesampaian, ada yang punya alat tapi tidak digunakan, ada yang bikin acara pemutaran tapi tak ada yang nonton, film bioskop juga banyak yang sepi dan masih banyak lagi kekuatan-kekuatan yang jadi lemah karena minimnya jaringan.

Menjadi sutradara film adalah kerja jaringan, dia harus bertemu dan mengenal dengan banyak orang agar dapat dilibatkan sebagai sumber daya ketika membuat karya. Semakin banyak orang yang dikenal, maka akan semakin banyak peluang untuk kerjasama dan mewujudkan mimpi masing-masing orang.

Sering datang ke berbagai festival film menjadi satu cara efektif untuk dapat mengenal orang-orang yang memiliki spirit sama, yakni bekerja di ranah film. Orang yang datang ke festival film biasanya memiliki latar belakang yang beragam, baik pembuat film, distributor film, programer film, pengamat, kritikus, penonton, media, bahkan para penyandang dana.

Manfaatkan jejaring sosial yang ada seperti Facebook, twitter, kaskus dan lain sebagainya. Masuklah ke forum-forum film dunia maya tersebut untuk memperluas jaringan sekaligus berbagi informasi dan pengetahuan tentang film.

3. Jadilah orang yang baik hati dan tidak sombong 

Memang terlihat lucu, tetapi menjadi orang baik hati dan tidak sombong adalah perkara sikap, sikap dalam menjalin relasi, sikap dalam bekerja dan sikap ketika film yang disutradarai akan sukses. Menjadi sutradara film merupakan kerja tim, dia akan selalu berhubungan dengan orang lain dari proses pra-produksi hingga pasca-produksi, bahkan saat distribusi film.

Menjadi sutradara yang baik akan lebih memiliki visi yang jelas terhadap film yang akan dibuat. Seperti yang dilansir dari tokohindonesia.com, menurut Riri Riza “Film sesungguhnya punya tanggung jawab dan dapat berperan penting untuk kemajuan kemanusiaan,” Kemauan untuk berperan penting dalam kemajuan kemanusiaan berarti terkait erat dengan rasa peduli terhadap sesama manusia.

Banyak film yang cukup baik di Indonesia terlahir dari rasa kepedulian. Petualangan Sherina, GIE, Laskar pelangi, Habibie dan Ainun, Garuda di Dadaku dan masih banyak lagi, merupakan karya-karya yang tidak hanya bagus di pasar namun memiliki kekuatan untuk menginspirasi orang lain. Menjadi orang baik maka akan mampu melahirkan karya yang baik pula.

Selain mampu melahirkan karya-karya yang baik, menjadi sutradara yang baik hati dan tidak sombong akan lebih dapat membuat semua tim produksi dapat bekerja dengan nyaman, semua yang terlibat bahagia, kantong sejahtera dan akibatnya setiap proses produksi dapat berjalan jauh lebih lancar :D

4. Banyak belajar

Ada banyak sumber yang bisa dimanfaatkan sebagai referensi belajar tentang film, termasuk untuk menjadi sutradara film. Materi tentang tugas dan tanggung jawab sutradara sudah banyak beterbaran di internet, buku-buku tentang film, ikut workshop, seminar, masuk sekolah film, ataupun bergabung dengan komunitas film juga bisa menjadi satu cara untuk bersama-sama belajar tentang film.

Menjadi sutradara film memang harus siap menjadi manusia pembelajar dan pribadi yang multitalenta. Dia harus mampu bekerja dengan banyak orang, dapat bekerjasama dengan jajaran produser film, mampu memilih look lokasi yang tepat dalam pengambilan gambar, dapat menafsirkan skenario dengan baik, mampu memilih set, kostum, koreografi dan musik, mampu memberikan pengarahan kepada aktor/aktris, mampu mengarahkan pekerjaan kru, paham dengan komposisi visual, mampu bekerja dengan editor dan lain sebagainya.

Bukan hanya tentang film, kemampuan belajar membaca situasi juga dibutuhkan jika ingin menjadi sutradara film yang sukses. Situasi ekonomi, politik, budaya dan lain-lain.

5. Ajak orang sekitar untuk bikin film 

Membuat film pendek sering menjadi laboratorium kreatif bagi banyak orang, buatlah film dengan durasi maksimal 10 menit untuk mengawali produksi. Dari durasi yang pendek itulah dapat dijadikan sebagai media belajar secara nyata, baik aspek teknisnya, cara bertutur melalui film, mengedit, menulis, bertindak, dan melakukan segala sesuatunya.

Memulai membuat film bersama teman-teman adalah langkah nyata untuk menjadi sutradara film. Untuk mengawali, kualitas peralatan belum menjadi prioritas utama, yang terpenting adalah kualitas dari film, visi dari film yang akan dibuat.

Teman, adik, kakak, ayah-ibu, pacar, tetangga atau siapapun bisa menjadi aktris/aktor-nya. Langkah-langkah awal biasanya akan memaksa untuk melakukan semuanya sendiri. Namun ini akan menjadi proses yang sangat menarik ketika sebuah gagasan akan berhasil menjadi karya visual.

6. Ikut produksi orang lain

Selain melakukan produksi bersama teman-teman, ada baiknya cobalah ikut bekerja sebagai bagian dari kru produksi orang lain yang lebih berpengalaman, apalagi dapat bergabung dalam produksi film besar. Cara ini adalah cara strategis untuk banyak belajar dan memperhatikan secara langsung bagaimana sutradara bekerja mengatur akting yang baik, membangun pencahayaan, set, kostum, dan lain sebagainya.

Sebuah perusahaan produksi memang akan memberikan kesempatan kepada seseorang yang lebih berpengalaman. Namun dengan hasil karya film pendek yang pernah dibuat, ini bisa dijadikan sebagai portofolio untuk melamar agar dapat masuk dalam tim produksi.

Tidak perlu gengsi jika harus ditempatkan pada posisi yang tidak diharapkan, apapun posisinya ketika diterima merupakan sebuah kesempatan belajar. Menjadi sutradara film butuh proses panjang meski harus dimulai dari menjadi seorang crew film, entah dibagian konsumsi, pengawas peralatan kamera, clapper, sopir, atau yang lainnya.

7. Tetap bekerja dan berkarya

Sukses menjadi sutradara film tidak bisa terjadi dalam waktu semalam, oleh karena itu jalani proses dengan penuh semangat. Tetap bekerjalah untuk urusan dapur sembari berkarya. Bekerjafreelance sebagai kru film, mendirikan rumah produksi kecil-kecilan, atau bergabung dengan rumah produksi film lainnya akan semakin mengasah kepekaan dan keterampilan dalam produksi film.

Beberapa sutradara film yang sukses pernah mengalami masa-masa sulit selama puluhan tahun sebelum mereka benar-benar menjadi sutradara ternama. Ini tidak akan mudah, tetapi semua proses yang dijalani secara konsisten tidak akan pernah ada yang sia-sia.

Disela-sela pekerjaan, lakukan eksplorasi karya secara teknis maupun gagasan, hal ini akan menambah pengalaman-pengalaman baru dan tentu akan meningkatkan kuantitas maupun kualitas karya. Perlu diingat, tidak ada gelar Sutradara dari sekolah manapun kecuali dari hasil karya-karyanya.

8. Kenalkan karya pada siapapun

Manfaatkan jaringan yang ada untuk mengenalkan karya-karya yang sudah dibuat, baik lewat pemutaran film yang dilakukan komunitas, lewat internat dan lain-lain. Mengenalkan karya kepada orang lain merupakan proses membangun persepsi publik tentang pribadi dan sekaligus sebagaipersonal branding. Sebagaimana seorang tukang bakso, ia akan dikenal sebagai tukang bakso karena setiap hari dia memperkenalkan, memposisikan diri dan bekerja membuat bakso.

9. Ikutkan festival

Ada puluhan festival film yang diselenggarakan tiap tahunnya di Indonesia, baik dalam skala lokal maupun nasional. Memasukkan karya-karya ke berbagai festival film merupakan salah satu usaha publisitas yang cukup efektif. Jika film lolos nominasi atau bahkan menjadi pemenang dalam kompetisi film yang bergengsi, maka ini akan menjadi batu loncatan dalam meniti karier menjadi sutradara film.

Sutradara manapun butuh diakui bahwa karyanya adalah yang terbaik. Melalui kompetisi film pengakuan itu ada karena telah melalui berbagai proses seleksi dan kurasi. Sutradara Quentin Tarantino “Reservoir Dogs” ditemukan di Sundance Film Festival, dan banyak sutradara muda yang dapat dikenal publik karena karya terbaiknya di ajang festival film.

10. Bangun kepercayaan publik

Menang di festival bukanlah titik akhir dari karier sutradara film. Setelah mendapatkan pengakuan yang layak di festival, tantangan berikutnya adalah mendapat pengakuan yang layak dan kepercayaan dari publik atas karya-karya yang dibuat.

Jangan hanya berhenti di festival film, bikin kompilasi portofolio film yang telah dibuat, bikin website, dan temukan produser film yang dapat membiayai rencana film berkutnya. Buatlah karya sebanyak-banyaknya yang mampu memberi sumbangsih terhadap kehidupan.

Menjadi sutradara film punya peluang besar untuk menginspirasi banyak orang, dia bisa menjadi manusia pembelajar sekaligus “manusia guru” untuk kehidupan. Dapat membangun kepercayaan publik melalui karya film merupakan investasi jangka panjang, bukan hanya keuntungan materi yang akan didapat, tapi keuntungan-keuntungan lain akan selalu menyertai.

Cara Membuat Video Profil Sekolah

cara buat video profil sekolah
cara buat video profil sekolah
Berikut Cara Membuat Video Profil Sekolah

1. Riset dan Pengumpulan data

Sebelum membuat video Profil Sekolah terlebih dahulu harus mengadakan riset tentang sekolah yang akan dibuat profil.
Riset bisa dengan cara :
· Wawancara dengan Kepala Sekolah
· Wawancara dengan bagian kesiswaan, kurikulum, pengembangan
· Wawancara dengan staf karyawan atau bagian tata usaha
· Wawancara dengan beberapa orang tua wali atau komite sekolah
· Membaca buku, visi misi sekolah & brosur profil sekolah
· Membuka website sekolah
· Foto-foto dll.

Yang perlu diperhatikan anda harus mendapatkan data berupa angka, teks dan gambar. Tentu saja data tersebut bukan yang bersifat rahasia, namun yang bersifat umum. Dengan demikian akan mengetahui kondisi sebenarnya dari sekolah tersebut, sehingga bisa merasakan dan menjiwai kegiatan di sekolah tersebut. Untuk melakukan riset memerlukan waktu kurang lebih 1 minggu tergantung dari kondisi sekolah masing – masing.


2. Konsep Skenario Video Profil Sekolah

Setelah semua data terkumpul maka sudah mempunyai bayangan umum terhadap sekolah tersebut, kini kita seharusnya cukup percaya diri punya banyak bekal pertanyaan untuk sekolah. Tahap ini lebih banyak bertukar pikiran antara sekolah dan kita sebagai pembuat video profil. 
Pembuat video profil harus mengerti teknis dan detail pengerjaan video profil agar keinginan sekolah bisa terpenuhi. Yang lebih penting keinginan sekolah bisa ditampung pihak pembuat video profil. Namun tidak selalu keinginan klien kita terima 100%, akan lebih baik jika pihak pembuat video profil bisa memberikan masukan berupa ide cerita, skenario, audio visual yang kreatif dll.
Setelah berdiskusi panjang lebar, pihak pembuat video profil bisa segera membuat skenario (berupa alur cerita serta isi video profil), sekaligus menghitung harga pembuatan proyek video profil ini.


a. Sajian
Sajian berupa video pendek (short video) yang padat akan materi dari sekian banyak kegiatan sekolah yang dikemas hanya dalam 20 – 30 menit. Oleh karena itu perlu ide cerita yang kreatif, konsep visual yang menarik, teks yang informatif, komunikatif, sehingga menjadi Skenario yang berkesan bagi yang menyaksikannya Audio visual tersebut. Narasi, dubing, effect, harus di perhatikan dengan seksama agar visualnya jelas dan audionya juga tidak tumpang tindih sehingga pemirsa bisa melihat, mendengarkan isi video tersebut dengan mudah untuk dipahami, tidak bosan dan menyenangkan. Dari hasil edit dan pengambilan gambar di lapangan yang variatif bisa terlihat seberapa rumit proyek video anda. 

Baca Cara Pengambbilan Video yang baik : cara merekam-video-dengan-sempurna

b. Format Video
Untuk dapat dikonsumsi oleh banyak kalangan sebaiknya format video yang dibuat dibuat dengan format video CD tetapi untuk mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik sebaiknya di buat dengan format Digital Versatile Disc (DVD) atau dibuat format VCD dan DVD sekalian. Karena kedua format tersebut selain selain dapat diputar di Computer juga bisa dijalankan di CD/DVD Player rumahan tanpa harus selalu menggunakan komputer


Berikut Tips Pengambilan Gambar (Tips Video Shooting Profil Sekolah) :

Siapkan kamera Camcoder DV dan bisa juga menggunakan Kamera Digital. Bila tidak mempunyai peralatan video shooting silahkan sewa ke tempat penyewaan video shooting
  • Siapkan cadangan baterai dan kaset / DV yang baru.
  • Mulailah mengambil adegan minimal 3x dari berbagai sudut agar anda bisa memilih stockshot yang terbaik.
  • Ambil adegan dari 3 sudut pandang: Close Up, Medium Shot dan Long Shot
  • Namun lebih baik anda juga mengambil juga data / properti di luar skenario, siapa tahu ada perubahan skenario atau desain yang memerlukan data / properti tersebut. Mumpung di tahap ini anda mendapatkan izin untuk melihat-lihat kondisi dan seluk beluk di instansi tersebut.
  • Rekam setiap divisi / bagian / departemen dari segi ruangan, laboratorium, komputer, proses belajar mengajarnya baik indoor maupun outdoor termasuk kegiatan diluar sekolah lengkap dengan ekstrakurikulernya.
  • Ambil adegan di ruangan guru dan karyawannya dalam melakukan aktivitas kegiatan.
  • Gunakan Teknik pergerakan kamera seperti Pan, Ped, Tilt, Dolly, Zoom, Truck, Arc dll agar video lebih dinamis.
  • Untuk shooting luar ruang cahaya terbaik adalah pukul 8-9 pagi dan 3-4 sore. Jika shooting pukul 11-13 siang, bayangan akan terlalu kuat dan menutupi objek yang dishoot.
  • Sebagai sutradara berkewajiban mengatur aktor, kameramen dan pengkondisian suasana ruangan.
  • Persiapkan shoot untuk menempatkan objek sepertiga dari area shoot, nantinya untuk penempatan teks saat editing di komputer.
  • Umumkan jadwal Shooting ke seluruh pimpinan dan staf sekolah, agar mereka siap dan tidak kaget menghadapi camera dan tim anda.
  • Siapkan untuk wawancara dengan kepala sekolah, usahakan dan kondisikan beliau tampil dan berbicara secara tegas, bersemangat tentang sekolahnya. Selain ucapan gunakan juga bahasa tubuh seperti gerakan tangan, langkah kaki, gerakan kepala dan senyuman.
  • Jika ada guru atau karyawan wanita yang berpenampilan menarik, bisa anda ‘manfaatkan’ sebagai aktor untuk adegan seperti bersalaman, menelepon, mengetik, mengajar, presentasi dll.
  • Jika di sekolahan tersebut tidak ada yang cantik, anda bisa mengajak rekan anda, menyewa dari agen model, sekolah sekretaris dll. Untuk urusan ini anda tentu lebih tahu.
Silahkan lihat Contoh Pengambilan Video Sekolah berikut ini


Demikianlah Panduan dalam membuat Video Profil Sekolah
Semoga bermanfaat

Kekurangan dan Kelebihan Video Conference



a. Kelebihan Video Conference

  1. Kegiatan seperti kuliah umum dengan dosen atau seminar dapat dilakukan secara online jadi  akan menghemat biaya dan waktu.
  2. Pertemuan atau rapat dengan kondisi jarak yang jauh menjadi terasa lebih realistis ,didukung dengan kualitas gambar dan suara yang baik.
  3. Dapat digunakan sebagai program pendukung kegiatan e-learning di Perguruan tinggi.
  4. Perguruan tinggi dapat berbagi ilmu dan pengetahuan. 
  5. Informasi dan pengetahuan dapat berkembang dengan melakukan pertemuan atau diskusi dengan Instansi dalam negeri maupun luar negeri.
  6. Tatap muka jarak jauh menjadi terasa lebih nyata.
  7. Sebagai pendukung program e-learning.
  8. Instansi dapat saling berbagi resource

Teknologi Video Conference

Teknologi inti yang digunakan dalam konferensi video adalah sistem kompresi digital audio dan video stream secara nyata. Perangkat keras atau perangkat lunak yang melakukan kompresi disebut  dengan codec. Angka kompresi dapat dicapai hingga 1:500. Digital yang dihasilkan aliran 1s dan 0s dibagi menjadi paket label, yang kemudian dikirimkan melalui jaringan digital biasanya menggunakan Integrated Servive Digital Network (ISDN) dan dengan Internet Protocol (IP). Penggunaan modem audio dalam saluran pengiriman memungkinkan penggunaan Plain Old Telephone System atau POTS, dalam beberapa aplikasi kecepatan rendah, seperti videotelephony, karena POTS mengubah getaran digital ke atau dari gelombang analog dalam rentang spektrum audio.

Komponen lain yang dibutuhkan untuk sistem video conference meliputi :
  • Video input: kamera video atau webcam
  • Video output: monitor komputer, televisi atau proyektor
  • Audio input: mikrofon
  • Audio output: biasanya pengeras suara yang berkaitan dengan perangkat layar atau telepon
  • Data transfer: jaringan telepon analog atau digital, LAN atau Internet


b. Kekurangan Video Conference 
  1. Kegiatan E-Learning kurang baik jika menggunakan video conference, karena kurang nyata, sebagian orang lebih paham dengan belajar langsung.
  2. Video konference memiliki infrastruktur yang mahal, dan memerlukan beberapa peralatan yang rumit.
  3. Bahasa sebagai alat komunikasi yang dimiliki oleh Instansi dalam negeri berbeda dengan Instansi luar negeri

Masalah

Kontak mata: Telah diketahui bahwa kontak mata memainkan peran besar dalam percakapan, merasa perhatian dan niat serta aspek lain dari komunikasi kelompok. Sementara percakapan telepon biasa tidak memberikan isyarat kontak mata, konferensi video dapat dikatakan lebuh buruk dimana memberi kesan yang salah bahwa berbicara jarak jauh adalah menghindari kontak mata.

Penampilan kesadaran: Masalah kedua dengan konferensi video adalah saat sedang di depan kamera, dengan aliran video secara mungkin dapat direkam. Beban presentasi yang dapat diterima pada penampilan layar tidak hadir dalam komunikasi audio saja. 
Penambahan video sebenarnya mengganggu komunikasi, mungkin karena kesadaran saat di depan kamera.

Teknologi Video Conference

2 Inovasi Terbaru Teknologi Video Conference


Layanan teknologi Video Conference sudah mulai kurang diminati sekarang ini, kurang maksimalnya teknologi pendukung dan jaringan layanan ini menjadi salah satu penyebeb menurunnya popularitas teknologi komunikasi tingkat lanjutan ini. Padahal Video Conference merupakan senjata ampuh enterprise mobility diaman para pelaku bisnis untuk mengadakan komunikasi atau meeting dengan lebih komperhensif dan feksibel.

Selain itu dengan semakin menjamurnya penggunaan smartphone juga menjadi salah satu penyebab lain menurunnya popularitas video conference, dengan smartphone kita bisa melakukan berbagai macam tipe komunikasi yang mudah, fleksibel dan sesuai kebutuhan dengan menggunakan berbagai layanan gratis seperti Google+, Skype, Hall, LINE, BBM, WA dan lain sebagainya.

Namun meskipun demikian bukan berarti tidak ada ruang untuk perbaikan dan inovasi bagi layanan Video Conference. Dua buah perusahaan mencoba untuk memberikan pandangan baru pada pengguna bagaimana kita menghubungkan dan memanfaatkan converence call supaya layanan teknologi komunikasi ini kembali digunakan sebagai solusi.

“Talk” and “Meet” oleh Anymeeting
Jika pernah merasakan penderitaan dalam sulitnya mencoba mengakses conference call seperti fitur baru dari AnyMeeting memungkinkan Anda untuk mengatur panggilan konferensi dengan hanya mengirimkan email. Layanan ini luar biasa cocok untuk semua orang, dari perusahaan kecil ke perusahaan besar.

Layanan ini tersedia baik untuk panggilan konferensi dan pertemuan online, dan semua yang diperlukan untuk menggunakan kedua layanan ini hanyalah sebauah alamat email: [email protected] atau [email protected]. Untuk mengatur panggilan rapat atau konferensi call, cukup kirimkan email ke penerima yang ingin diajak conference call dan tambahkan alamat email AnyMeeting lain yang ingin diajak conference call di kolom CC.

Dengan langkah sederhanan ini, setiap peserta akan menerima email yang berisi semua informasi terkait untuk berpartisipasi dalam conference call, seperti waktu, nomor telepon yang harus meraka panggil dan juga kode pin yang harus dimasukkan untuk otentikasi.

Layar tembus pandang yang mampu memahami tanda-tanda non-verbal

NTT, sebuah perusahaan komunikasi Jepang, berusaha untuk mengembangkan beberapa hardware baru yang dapat diterapkan dalam layanan teknlogi komunikasi conferece call ini. Perusahaan telah menyelidiki beberapa efek penambahan unsur dalam percakapan live, seperti kepala dan gerakan mata dari semua peserta, serta cara mereka bereaksi selama percakapan dan lingkungan di mana percakapan tersebut berlangsung.

Proyek ini menggabungkan penggunaan layar yang sangat tipis dan transparan yang mereproduksi resolusi tinggi dan gambar ukuran sebenarnya. Juga dilengkapi dengan serangkaian interpretasi dan respon sensor, baik untuk lingkungan juga untuk orang-orang yang menggunakannya. Sistem ini dapat menghilangkan latar belakang gambar masing-masing peserta dan melakukan desainan ulang tampilan lingkungan sekitar dengan ukuran besar.

Alat ini nantinya akan terus bereaksi terhadap gerakan masing-masing individu dan menafsirkan gerakan orang lain, lalu menggabungkannya dengan cara yang sama yang secara alami seperti layaknya melakukan percakapan secara berhadapan langsung.

Dengan demikian dapat diketahui dengan pasti siapa yang sedang melihat kearah kita dan pada saat yang samakita juga dapat melihat kearah di mana kita sedang diperhatikan dan dapat dirasakan oleh orang lain. Sesuatu yang jauh lebih dekat dan sesuai dengan konsep nyata telepresence, bila dibandingkan dengan apa yang kita miliki saat ini.


Set ini memungkinkan jenis percakapan jarak jauh di mana seseorang sensorik “diikuti” oleh peserta lain dengan bantuan peralatan. Di sini, gerakan alami dari masing-masing peserta bervariasi dan perubahan secara real time sesuai dengan dinamika yang berbeda dihasilkan selama percakapan, seperti sedang bercakap-cakap sambail bertatap muka langsung.
Sumber : ict-enterprise